425 Mahasiswa FH UNG Ikuti Kuliah Umum Virtual Bersama Ketua Komisi Kejaksaan RI

Oleh: Rismanto Kaku . 25 Februari 2021 . 14:59:50

“Menjaga martabat dalam kewenangan jaksa, penegakan serta pemantauan kinerja jaksa oleh Komisi Kejaksaan RI dilihat berdasarkan beberapa indikator, salah satu indikator utamanya adalah laporan dari masyarakat”, inilah sepenggal kalimat yang disampaikan oleh Dr. Barita Simanjuntak, SH., MH., CFrA, sekaligus sebagai Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia selama pemaparan materi kuliah umum secara virtual (Kamis, 25/02/21). Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo pada hari ini menyelenggarakan Kuliah Umum Virtual bersama Komisi Kejaksaan RI dan menghadirkan narasumber kuliah umum Ketua Komisi Kejaksaan RI dengan mengangkat tema Peran Komisi Kejaksaan untuk Menjaga Etika dan Martabat Jaksa dalam Penegakan Hukum di Indonesia. Kuliah Umum diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo Prof. Dr. Fenty U. Puluhulawa, SH., MH, sekaligus membuka kegiatan kuliah. Dalam sambutan Dekan FH UNG menyebutkan bahwa, “Kegiatan ini penting untuk menambah ilmu bagi mahasiswa hukum, karena berbicara tentang penegakan hukum khususnya di ranah Kejaksaan. Kegiatan ini juga sebagai lanjutan kerjasama antara UNG dengan Komisi Kejaksaan RI seperti yang sudah dituangkan sebelumnya dalam Perjanjian Kerjasama terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi”, jelasnya. Kegiatan Kuliah Umum diikuti oleh 425 peserta baik mahasiswa dan civitas akademika Fakultas Hukum UNG. Kegiatan Kuliah Umum Virtul berjalan dengan lancar, antusias mahasiswa untuk mendapatkan ilmu terlihat begitu jelas, hal ini terbukti dari beberapa pertanyaan dari mahasiswa yang diberikan untuk narasumber. Diakhir pemaparan materi kuliah Dr. Barita menyampaikan apresiasinya kepada FH UNG, “Terima kasih kepada mahasiswa yang telah memberikan respon dalam materi kuliah ini dan semoga kedepan kita dapat menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk semua, kami sangat mengapresiasi undangan dari FH UNG”, pungkasnya.

Agenda