- Posted on
- Rismanto
- BERITA,FAKULTAS,UNIVERSITAS
Dosen FH UNG Raih Gelar Guru Besar, Jadi Kado Istimewa Dies Natalis ke-33 UNG
Momentum Dies Natalis ke-33 Universitas Negeri Gorontalo menjadi semakin bermakna bagi sivitas akademika Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo. Salah satu dosen terbaik FH UNG secara resmi menerima Surat Keputusan pengangkatan sebagai Guru Besar, menandai capaian akademik tertinggi yang sekaligus mengharumkan nama fakultas dan universitas.
Penghargaan akademik tersebut merupakan bagian dari penyerahan SK Guru Besar kepada lima dosen UNG dari berbagai disiplin ilmu. Bagi FH UNG, capaian ini bukan hanya prestasi personal, tetapi juga refleksi konsistensi fakultas dalam mendorong budaya riset, publikasi ilmiah bereputasi, serta pengabdian keilmuan yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pengembangan hukum nasional.
Pimpinan FH UNG menyambut capaian ini dengan penuh kebanggaan. Dekan Fakultas Hukum, Weny A. Dungga, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas dedikasi, integritas, serta kerja keras dosen yang berhasil meraih jabatan akademik tertinggi tersebut. Menurutnya, pengukuhan Guru Besar ini menjadi bukti bahwa iklim akademik FH UNG terus tumbuh sehat, kompetitif, dan berorientasi pada kualitas.
Lebih lanjut, Dekan FH UNG menegaskan bahwa keberhasilan ini diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh dosen dan mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi. “Gelar Guru Besar bukanlah titik akhir, melainkan amanah untuk memperluas kontribusi keilmuan, memperkuat tradisi akademik, dan melahirkan gagasan-gagasan hukum progresif yang berpihak pada keadilan dan kemanusiaan,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, pimpinan FH UNG mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan capaian ini sebagai inspirasi bersama. Dengan semangat Dies Natalis ke-33 UNG, FH UNG diharapkan semakin solid melahirkan akademisi unggul, berkarakter, dan berdaya saing global—serta terus meneguhkan peran kampus sebagai ruang lahirnya ilmu pengetahuan yang memberi manfaat nyata bagi bangsa dan daerah.
