GORONTALO — Tim Law Journal Center Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo (FH UNG) kembali mendapat undangan resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk mengikuti tahapan krusial dalam Program Akselerasi Peningkatan Reputasi Jurnal Ilmiah Indonesia (RINJANI) Tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang telah dilangsungkan pada minggu sebelumnya. Agenda utama pada pertemuan lanjutan ini difokuskan pada “Pendalaman Usulan dan Verifikasi Kelayakan Usulan” bagi para pengelola jurnal yang mengusulkan program akselerasi.

Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Editor-in-Chief Jambura Law Review (JaLrev). Kehadiran pimpinan redaksi ini menegaskan komitmen penuh FH UNG dalam mengawal jalannya proses seleksi, mengingat JaLrev saat ini telah mengukuhkan posisinya sebagai jurnal internasional bergengsi yang terindeks Scopus.
Program RINJANI sendiri merupakan inisiatif prestisius dari pemerintah yang dirancang untuk mendorong, membina, dan memfasilitasi jurnal-jurnal ilmiah di Indonesia agar mampu meningkatkan mutu tata kelola, kualitas artikel, serta visibilitasnya di kancah global. Bantuan dana yang disalurkan melalui program ini ditujukan untuk mendukung kegiatan strategis jurnal, seperti optimalisasi sistem editorial, perluasan jangkauan penulis internasional, hingga peningkatan standar publikasi.
Saat ini, JaLrev tengah mengikuti tahapan seleksi kompetitif untuk mendapatkan bantuan dana dari program RINJANI 2026 tersebut. Keikutsertaan JaLrev dalam seleksi ini merupakan langkah nyata untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas jurnal.
Jika berhasil lolos verifikasi dan menerima bantuan dana RINJANI, dukungan tersebut diproyeksikan akan semakin memperkuat posisi Jambura Law Review sebagai rujukan utama literatur hukum bertaraf internasional, sekaligus mengharumkan nama Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo di kancah akademik global.




