- Posted on
- Rismanto
- BERITA,FAKULTAS,UNIVERSITAS
Dosen Muda FH UNG Asah Kompetensi Pengajaran melalui Pelatihan PEKERTI
Gorontalo – Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo (FH UNG) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan kapasitas dosen. Sejumlah dosen muda FH UNG mengikuti kegiatan Pelatihan PEKERTI (Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional) yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Negeri Gorontalo pada 20–23 April 2026.
Dosen FH UNG yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain Nurifana Umar, S.H., M.H.; Hasnia, S.HI., M.H., M.A.; Sitti Munawwarah, S.H., M.H.; Ramadhan Usman, S.H., M.H.; dan Sofyan Piyo, S.H., M.H.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidang pedagogik, salah satunya Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd., yang memberikan penguatan materi terkait pengembangan desain pembelajaran, strategi pembelajaran aktif, serta evaluasi berbasis capaian pembelajaran.

Pelatihan PEKERTI merupakan program strategis nasional yang bertujuan membekali dosen dengan kompetensi dasar teknik instruksional, mulai dari penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), penerapan metode student-centered learning, hingga pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Partisipasi dosen muda FH UNG dalam kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas pengajaran hukum yang tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif mahasiswa.
Para peserta dari FH UNG menilai bahwa pelatihan ini memberikan perspektif baru dalam mengelola proses pembelajaran secara lebih interaktif dan adaptif. Selain itu, pemahaman mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran juga menjadi salah satu poin penting yang diperoleh selama pelatihan.
Dari perspektif akademik, kegiatan ini turut mempertegas pentingnya profesionalisme dosen dalam memenuhi standar kompetensi pedagogik sebagaimana diamanatkan dalam sistem pendidikan tinggi. Penguatan kapasitas ini menjadi bagian integral dalam menjawab tantangan transformasi pendidikan di era digital.
Ke depan, hasil dari pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas individu dosen, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi pembelajaran hukum yang lebih kontekstual dan berdampak luas bagi peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo.
