Sinergi KPU dan Kampus: Opan Hamzah Bedah Tantangan Regulasi Pemilu di FH UNG

GORONTALO – Memperkuat pemahaman mengenai pilar demokrasi dan hukum kepemiluan sejak dini, Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Mahkamah Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo (FH UNG) 2026 menghadirkan Komisioner KPU Provinsi Gorontalo, Opan Hamzah, S.Kom., dalam sesi materi kepemiluan yang dipandu oleh moderator Ica.

Dalam pemaparannya, Opan Hamzah menggarisbawahi peran krusial generasi muda, khususnya mahasiswa hukum, dalam mengawal proses demokrasi yang berintegritas, baik di tingkat daerah maupun nasional. Mahasiswa baru diajak untuk tidak hanya menjadi pemilih cerdas, melainkan juga aktif sebagai agen edukasi demokrasi di tengah masyarakat serta calon penegak hukum yang peka terhadap dinamika regulasi elektoral.

Lebih lanjut, Opan memaparkan bahwa pemahaman hukum yang matang merupakan modal utama bagi mahasiswa untuk membentengi diri dan lingkungan sekitar dari arus disinformasi serta politik uang yang kerap mencederai pesta demokrasi. Menurutnya, literasi digital yang berpadu dengan kepatuhan hukum akan menciptakan iklim partisipasi publik yang sehat, rasional, dan berkeadaban.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengawasan partisipatif dalam mengawal asas pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Mahasiswa diharapkan mampu mengambil peran strategis sebagai kekuatan moral untuk memantau integritas setiap tahapan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan kepala daerah.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dan dinamis. Sejumlah mahasiswa baru antusias melayangkan pertanyaan kritis seputar transparansi dana kampanye, netralitas aparatur, hingga mekanisme penyelesaian sengketa proses pemilu modern. Moderator Ica mengawal jalannya dialog secara lugas, memantik ruang dialektika yang tajam antara narasumber dan peserta.

Menanggapi hal tersebut, Opan menegaskan bahwa KPU senantiasa berkomitmen menjaga independensi serta memperkuat sinergi dengan dunia akademisi guna mendorong tata kelola kepemiluan yang akuntabel dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan piagam apresiasi kepada narasumber dan sesi foto bersama. Melalui pembekalan ini, FH UNG menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yuris muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran konstitusional dan tanggung jawab moral tinggi dalam mengawal masa depan demokrasi bangsa.