DOSEN FH UNG PERKUAT JEJARING RISET INTERNASIONAL MELALUI RKI 2026 DI WESTERN SYDNEY UNIVERSITY, AUSTRALIA

GORONTALO, 29 Oktober 2026 — Dosen Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo (FH UNG) kembali menunjukkan kontribusi akademiknya dalam pengembangan jejaring penelitian internasional melalui keterlibatan Vifi Swarianata, S.H., M.H. dalam kegiatan Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) Tahun 2026 yang dilaksanakan melalui kunjungan riset ke School of Law, Western Sydney University (WSU), New South Wales, Australia, pada 19–27 Oktober 2026.

Vifi Swarianata, S.H., M.H., merupakan dosen Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo yang saat ini sedang menempuh pendidikan pada Program Doktor di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB). Keterlibatannya dalam kegiatan tersebut berkaitan erat dengan topik penelitian disertasi yang tengah dijalaninya dalam rangka tugas belajar di FH UB, sekaligus menjadi sarana penguatan kapasitas akademik dosen serta perluasan jejaring penelitian lintas perguruan tinggi pada tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan RKI 2026 ini diinisiasi oleh tim peneliti Fakultas Hukum Universitas Brawijaya sebagai perguruan tinggi pengusul (host), dengan melibatkan Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai mitra perguruan tinggi nasional dan Western Sydney University sebagai mitra internasional. Kolaborasi ini menjadi ruang strategis bagi para akademisi untuk mengembangkan penelitian hukum yang responsif terhadap perkembangan teknologi, khususnya penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan sistem algoritmik dalam proses pengambilan keputusan pada sistem peradilan pidana.

Keterlibatan Dosen FH UNG dalam Kolaborasi Riset Internasional

Program RKI 2026 mengangkat tema riset: “Humanizing Justice in Algorithmic Risk Assessment: The Use of Recidivism Risk Prediction Tools in the Indonesian and Australian Criminal Justice Systems.” Penelitian ini berfokus pada penggunaan perangkat prediksi risiko pengulangan tindak pidana (recidivism risk prediction tools) dalam sistem peradilan pidana Indonesia dan Australia. Kajian diarahkan untuk memahami peluang, tantangan, dan implikasi penggunaan teknologi algoritmik dalam mendukung pengambilan keputusan hukum dengan tetap memperhatikan prinsip keadilan, akuntabilitas, perlindungan hak asasi manusia, serta penghormatan terhadap martabat manusia.

Tim penelitian dipimpin oleh Dr. Indah Dwi Qurbani, S.H., M.H. selaku Ketua Peneliti RKI 2026 dari FH UB, bersama Dr. Milda Istiqomah, S.H., MTCP., Ph.D. selaku Wakil Dekan I Bidang Akademik FH UB sekaligus anggota tim peneliti pengusul (host). Agenda ini turut melibatkan Dr. Kukuh Tejomurti, S.H., LL.M. sebagai peneliti mitra dari UNS, serta Vifi Swarianata, S.H., M.H. selaku dosen FH UNG sekaligus mahasiswa doktoral FH UB.

Dalam kolaborasi internasional ini, tim peneliti Indonesia bekerja sama dengan Dr. Armin Alimardani, akademisi School of Law Western Sydney University yang memiliki kepakaran di bidang hukum dan teknologi baru (Law and Emerging Technologies), khususnya kecerdasan buatan dan teknologi hukum. Keterlibatan dosen FH UNG memperlihatkan pentingnya peningkatan kapasitas penelitian lewat kolaborasi lintas institusi. Hal ini tidak hanya memperluas wawasan keilmuan dan membuka pertukaran pengalaman penelitian, tetapi juga mendorong akademisi hukum agar tidak berhenti pada aspek normatif undang-undang, melainkan mampu mengkaji implikasi teknologi terhadap hak individu dan sistem peradilan pidana di tingkat global.

Pertemuan Akademik dengan Pimpinan School of Law Western Sydney University

Salah satu agenda penting dalam rangkaian kunjungan riset RKI 2026 adalah pertemuan akademik dan kelembagaan bersama jajaran pimpinan serta akademisi School of Law Western Sydney University di Parramatta Campus, New South Wales, Australia.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh:

  • Professor Catherine Renshaw, Dean of the School of Law, Western Sydney University.

  • Dr. Jeremy J. Kingsley, Associate Professor dan Head of Discipline (Law) / Deputy Dean.

  • Professor Christopher Michaelsen, Director of Research School of Law, pakar hukum internasional, hak asasi manusia, keamanan, dan tata kelola global.

  • Dr. Lowell Bautista, Associate Professor of Law, Program Lead – Accreditation, dan Research Cluster Lead for International Law, Global Governance and Human Rights.

  • Dr. Armin Alimardani, Senior Lecturer in Law and Emerging Technologies sekaligus Program Lead for AI and Legal Technologies.

Pertemuan ini menjadi forum strategis guna mendiskusikan arah riset bersama, penguatan jejaring akademik, serta potensi kerja sama kelembagaan antara Universitas Brawijaya dan Western Sydney University. Pembahasan mencakup pengembangan agenda riset lintas negara, penulisan artikel ilmiah bersama, pertukaran pengetahuan, hingga pendekatan hukum komparatif dan interdisipliner.

Bagi Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo, keterlibatan dosen dalam RKI 2026 menjadi modal berharga untuk memperluas relasi profesional internasional sekaligus berkontribusi langsung pada penguatan budaya penelitian dan internasionalisasi akademik kampus.

Mengkaji Keadilan dan Perlindungan Hak Asasi Manusia di Era Kecerdasan Buatan

Riset RKI 2026 menyoroti isu yang sangat kontekstual menyusul pesatnya adopsi teknologi digital dan kecerdasan buatan di ranah peradilan pidana. Perangkat prediksi risiko pengulangan tindak pidana dirancang untuk memetakan potensi residivisme berdasarkan data dan indikator tertentu.

Meskipun berpotensi mendukung analisis berbasis data yang terukur, teknologi ini menghadirkan persoalan hukum dan etika yang mendasar, seperti akurasi prediksi, transparansi algoritma, ancaman bias atau diskriminasi, perlindungan data pribadi, akuntabilitas keputusan, hingga jaminan fair trial bagi pihak berperkara.

Melalui pendekatan Humanizing Justice in Algorithmic Risk Assessment, tim peneliti mengkaji bagaimana teknologi tersebut dapat diintegrasikan tanpa mengesampingkan prinsip keadilan dan kemanusiaan. Evaluasi tidak hanya bertumpu pada efisiensi teknis, melainkan pada perlindungan HAM dan legitimasi putusan peradilan. Studi komparatif antara Indonesia dan Australia diharapkan mampu merumuskan rekomendasi kebijakan yang akuntabel, transparan, dan berkeadilan.

Mendorong Penguatan Kapasitas Riset dan Internasionalisasi Akademik FH UNG

Partisipasi Vifi Swarianata, S.H., M.H. membuktikan adanya sinergi erat antara studi doktoral, riset kolaboratif, dan internasionalisasi institusi. Kunjungan ke WSU ini ditargetkan menghasilkan luaran akademik bereputasi, termasuk publikasi artikel pada jurnal internasional terindeks Scopus yang mengangkat isu keadilan algoritmik.

Capaian ini memperluas kontribusi akademisi Indonesia dalam diskursus global mengenai relasi hukum, teknologi, dan kemanusiaan. Bagi FH UNG, capaian ini memperkaya materi pembelajaran, diskursus ilmiah, serta memicu budaya kolaborasi penelitian lintas kampus baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kontribusi Dosen FH UNG dalam Pengembangan Keilmuan Hukum Global

Keterlibatan dosen FH UNG dalam Riset Kolaborasi Indonesia 2026 menegaskan bahwa kemajuan ilmu hukum menuntut keaktifan akademisi melintasi sekat institusi dan yurisdiksi negara. Tantangan tata kelola kecerdasan buatan membutuhkan telaah kritis, komparatif, dan interdisipliner.

Rangkaian kunjungan riset yang rampung pada 27 Oktober 2026 ini diharapkan membuka pintu kemitraan penelitian yang lebih luas di masa depan. Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo terus berkomitmen memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat melalui peningkatan kapasitas dosen dan kolaborasi global demi terwujudnya sistem hukum yang adaptif, humanis, dan berkeadilan di era transformasi teknologi.

Logo FH UNG

LAYANAN AKADEMIK

Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo

AKSES CEPAT

Menu Mahasiswa

Pilih layanan yang diakses

Menu Dosen & Tendik

Sistem Informasi & Data

KONTAK

Visitors

©2026. FHUNG. All Rights Reserved.