Kolaborasi Multidisiplin KKN UNG: Hadirkan Solusi Hukum dan Bisnis bagi Koperasi Desa Buhu
GORONTALO — Optimalisasi potensi sumber daya alam pedesaan membutuhkan pendekatan holistik, mulai dari kepastian regulasi hingga penguatan tata kelola ekonomi masyarakat. Semangat inilah yang diusung oleh tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui sosialisasi bertajuk “Pemanfaatan Hasil Pertanian dan Perikanan Berbasis Koperasi” di Desa Buhu, Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan yang berlangsung di aula desa setempat tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Buhu, Moh. Daud Adam, dan didampingi tim dosen pembimbing: Dr. Hais Dama, Idham M. Ishak, S.E., M.Si., serta Meryana F. Dungga. Hadir pula jajaran pengurus Koperasi Merah Putih, BUMDes Buhu, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta gabungan kelompok tani dan nelayan.
Dalam aksi pengabdian ini, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UNG memegang peranan krusial dalam membedah aspek yuridis kelembagaan ekonomi desa. Mahasiswa FH UNG memberikan literasi hukum terkait kedudukan Koperasi Merah Putih sebagai badan hukum privat-sosial, perlindungan hak perdata petani dan nelayan dalam perjanjian jual-beli/rantai pasok, hingga kepatuhan terhadap regulasi perkoperasian nasional.
Kehadiran mahasiswa hukum memastikan bahwa penguatan ekonomi tidak hanya berjalan di tataran transaksi niaga, melainkan ditopang oleh kepastian hukum (rechtszekerheid) dan prinsip keadilan kontraktual. Melalui wadah koperasi yang tertib administrasi dan taat aturan, posisi tawar (bargaining position) petani dan nelayan Desa Buhu terlindungi dari jeratan tengkulak maupun praktik perdagangan yang merugikan.
Program ini lahir dari kolaborasi lintas disiplin ilmu yang solid di dalam tim KKN Tematik UNG:
-
Mahasiswa Fakultas Hukum (FH): Mengawal kepastian hukum kelembagaan, kepatuhan AD/ART koperasi, mitigasi sengketa bagi hasil, serta advokasi hak-hak masyarakat rentan dalam pengelolaan sumber daya alam lokal.
-
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB): Membantu penyusunan skema bisnis, manajemen pembukuan keuangan, dan strategi penentuan harga pokok produksi (HPP) hasil bumi.
-
Mahasiswa Fakultas Pertanian (Faperta) & Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK): Mengidentifikasi potensi komoditas panen lokal dan hasil tangkapan air tawar/danau guna menjaga mutu produk serta standardisasi pascapanen sebelum didistribusikan melalui koperasi.
Kepala Desa Buhu, Moh. Daud Adam, mengapresiasi inisiatif mahasiswa UNG yang hadir dengan bekal keilmuan yang saling melengkapi. Menurutnya, sinergi antara aspek hukum yang dikawal mahasiswa FH dengan analisis manajemen serta teknis produksi dari fakultas mitra membuka jalan bagi Koperasi Merah Putih untuk beroperasi lebih profesional, akuntabel, dan mandiri.
Melalui kemitraan erat antara Pemerintah Desa, BUMDes, Koperasi Merah Putih, serta kelompok warga, tim KKN Tematik UNG optimis bahwa Desa Buhu dapat menjadi percontohan desa mandiri yang berhasil memadukan ketaatan hukum, tata kelola kelembagaan yang transparan, dan peningkatan kesejahteraan riil bagi petani serta nelayan.
