GORONTALO – Komitmen untuk melahirkan tenaga pendidik yang profesional, berkualitas, dan berintegritas tinggi terus digaungkan di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Hal ini tercermin dalam keikutsertaan sejumlah dosen dari Fakultas Hukum (FH) UNG dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Portofolio bagi Dosen yang Disertifikasi (DYS) Tahun 2026.
Kegiatan strategis yang diinisiasi oleh Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum bersama Bidang Akademik UNG ini, Rabu (22/7), diikuti oleh 43 dosen peserta Sertifikasi Dosen (Serdos) Gelombang I Tahun 2026 yang telah lolos seleksi awal. Dari puluhan peserta tersebut, beberapa di antaranya merupakan dosen-dosen terbaik dari lingkungan Fakultas Hukum UNG yang siap berproses menuju legitimasi profesional sebagai pendidik bersertifikat.
Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa sertifikasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan wujud pengakuan negara atas kompetensi, dedikasi, dan rekam jejak akademik dosen dalam mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Bagi sivitas akademika Fakultas Hukum UNG, keikutsertaan para dosen dalam bimbingan teknis ini dipandang sebagai langkah krusial. Pasalnya, penyusunan portofolio hukum yang mendalam—meliputi aspek pengajaran, penelitian hukum, pengabdian kepada masyarakat, hingga publikasi karya ilmiah—menuntut objektivitas dan kejujuran akademis yang tinggi.
Prof. Hafidz, yang juga bertindak sebagai asesor Serdos, mengingatkan seluruh peserta agar menyusun portofolio secara jujur dan sesuai dengan realitas kinerja di lapangan tanpa melebih-lebihkan capaian. Aspek verifikasi ini mencakup keseluruhan instrumen penilaian, termasuk kualitas video pembelajaran.
Dengan adanya pembekalan teknis mengenai mekanisme pengisian portofolio dan penyusunan deskripsi diri ini, pihak Fakultas Hukum UNG berharap para dosen utusannya dapat melalui tahapan asesmen dengan lancar. Keberhasilan para dosen FH UNG dalam meraih sertifikat pendidik nantinya diyakini tidak hanya akan meningkatkan marwah dan kualitas individu dosen, tetapi juga semakin memperkuat mutu penyelenggaraan pendidikan hukum yang unggul, profesional, dan berdaya saing di bawah naungan Universitas Negeri Gorontalo.




