Gorontalo – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo (FH UNG) turut ambil bagian dalam kegiatan penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) yang disampaikan langsung oleh Menteri HAM Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang akademik sekaligus reflektif bagi mahasiswa untuk memahami secara lebih mendalam posisi HAM dalam sistem hukum dan kehidupan bernegara.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri HAM RI menekankan pentingnya penguatan pemahaman HAM bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran hukum yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan. HAM tidak hanya dipahami sebagai norma yang tertuang dalam konstitusi dan peraturan perundang-undangan, tetapi juga sebagai prinsip fundamental yang harus diinternalisasi dalam praktik kehidupan sehari-hari.

Dari perspektif mahasiswa FH UNG, kehadiran dalam kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga. Materi yang disampaikan membuka cakrawala baru tentang bagaimana HAM berperan dalam berbagai sektor, mulai dari penegakan hukum, kebijakan publik, hingga dinamika sosial di masyarakat. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga diajak untuk melihat realitas implementasi HAM di lapangan yang sering kali menghadapi tantangan kompleks.
Selain itu, kegiatan ini juga menegaskan bahwa mahasiswa hukum memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjadi agen perubahan dalam penegakan HAM. Dalam diskusi yang berlangsung, mahasiswa diajak untuk lebih kritis dalam melihat isu-isu HAM kontemporer, seperti perlindungan kelompok rentan, kebebasan berekspresi, hingga keadilan sosial dalam pembangunan.
Bagi mahasiswa FH UNG, momentum ini menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter akademik yang tidak hanya kuat dalam aspek normatif, tetapi juga peka terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa pemahaman HAM bukan sekadar kebutuhan akademik, melainkan fondasi utama dalam membangun sistem hukum yang adil dan beradab.
Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini juga mencerminkan komitmen FH UNG dalam mendorong mahasiswa untuk aktif terlibat dalam forum-forum strategis yang memperkaya wawasan dan pengalaman. Hal ini sejalan dengan visi fakultas dalam mencetak lulusan hukum yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial yang tinggi.
Dengan mengikuti kegiatan penguatan kapasitas HAM ini, mahasiswa FH UNG diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai HAM dalam setiap aspek kehidupan, baik sebagai individu maupun sebagai calon praktisi hukum di masa depan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa hukum pada hakikatnya hadir untuk melindungi martabat manusia, dan mahasiswa hukum memiliki peran penting dalam memastikan nilai tersebut tetap hidup dalam praktik.
Kegiatan ini pun menjadi simbol bahwa sinergi antara pemerintah dan dunia akademik sangat diperlukan dalam memperkuat kesadaran HAM di Indonesia. Bagi mahasiswa FH UNG, ini bukan sekadar kehadiran dalam sebuah acara, tetapi langkah awal untuk menjadi bagian dari generasi yang mampu menjaga dan memperjuangkan hak asasi manusia secara nyata.
