- Posted on
- Rismanto
- BERITA,FAKULTAS,UNIVERSITAS
Menuju Kampus Tangguh: FH UNG Ikut Dorong Implementasi Manajemen Risiko di UNG
Gorontalo – Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo (FH UNG) turut ambil bagian dalam kegiatan penguatan pemahaman manajemen risiko bagi civitas akademika yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Gorontalo melalui LPPPM pada Kamis, 16 April 2026. Keterlibatan dosen dan tenaga kependidikan FH UNG dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen fakultas dalam mendukung transformasi tata kelola perguruan tinggi yang adaptif, akuntabel, dan berbasis mitigasi risiko.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Ir. Hisar Sirait, M.A, CRMS, CFIA, yang menekankan pentingnya integrasi manajemen risiko dalam seluruh aktivitas perguruan tinggi, baik akademik maupun non-akademik. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa risiko tidak semata-mata dipahami sebagai ancaman, tetapi juga sebagai peluang strategis yang harus dikelola secara sistematis melalui proses identifikasi, analisis, dan pengendalian yang terukur.
Bagi FH UNG, materi yang disampaikan menjadi sangat relevan dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dosen dan tenaga kependidikan memperoleh pemahaman baru bahwa setiap kebijakan, program studi, hingga kegiatan pembelajaran perlu dirancang dengan mempertimbangkan potensi risiko serta strategi mitigasinya. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga kualitas akademik sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja.
Diskusi dalam kegiatan berlangsung dinamis, dengan berbagai pertanyaan kritis dari peserta, termasuk dari unsur FH UNG, terkait implementasi manajemen risiko dalam pengelolaan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga tata kelola administrasi fakultas. Hal ini menunjukkan tingginya kesadaran akademik terhadap pentingnya penguatan sistem pengelolaan risiko di lingkungan kampus.
Dalam sambutannya, Ketua LPPPM UNG, Prof. Dr. Hj. Elya Nusantari, M.Pd, menegaskan bahwa penguatan kapasitas civitas akademika dalam memahami manajemen risiko merupakan bagian dari upaya strategis peningkatan kualitas institusi. Ia menyampaikan bahwa manajemen risiko kini menjadi salah satu indikator penting dalam sistem akreditasi serta penerapan good university governance.
Partisipasi aktif FH UNG dalam kegiatan ini juga menjadi langkah penting dalam memperkuat budaya mutu di tingkat fakultas. Dengan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai manajemen risiko, diharapkan setiap unit di FH UNG mampu mengantisipasi berbagai potensi permasalahan sejak dini, sekaligus mengoptimalkan peluang yang ada dalam pengembangan akademik dan kelembagaan.
Melalui kegiatan ini, FH UNG tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem akademik yang siap bertransformasi. Penguatan manajemen risiko menjadi fondasi penting dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks, sekaligus memastikan bahwa setiap proses akademik berjalan secara terukur dan berkelanjutan.
Kehadiran FH UNG dalam kegiatan ini menegaskan komitmen fakultas untuk terus bergerak maju, membangun tata kelola yang profesional, serta menciptakan lingkungan akademik yang tangguh dan responsif terhadap tantangan masa depan.
